Penyakit Kencing Manis Yang Perlu Kamu Ketahui

Penyakit kencing manis atau penyakit diabetes mellitus atau sering disebut dengan penyakit DM memang sering kita jumpai di masyarakat. Penyebab terjadinya atau timbulnya penyakit Diabetes mellitus ini akibat dari pancreas semakin berkurang dalam memproduksi insulin karena ada kelainan metabolic atau karena pengaruh hormone sehingga kinerja insulin terhambat. Selain diabetes bisa juga disebabkan karena tubuh tidak mampu merespon insulin itu sendiri.

Kencing manis

Selain disebut sebagai penyakit DM, diabetes mellitus juga sering disebut sebagai penyakit kencing manis menjadi semakin berkembang dimasyarakat terutama karena pola hidup tidak sehat. Seperti kita ketahui bahwa ketika pancreas semakin berkurang memproduksi insulin maka tubuh akan kekurangan insulin.

Ketika tubuh kekurangan insulin maka akan terjadi penumpukan gula dalam darah karena fungsi dari insulin ini adalah mengubah gula dalam darah menjadi energy. Sehingga bila insulin kurang maka gula yang dapat diolah menjadi energy semakin sedikit pula dengan kata lain kadar gula dalam darah tetap tinggi karena tidak bisa sepenuhnya diubah menjadi energy.

Produksi insulin yang tidak optimal tersebut menyebabkan kadar glukosa atau kadar gula darah tidak terkendali. Bila hal ini terjadi terus menerus maka dapat dipastikan akan timbul penyakit kencing manis atau penyakit diabetes mellitus atau DM tiu sendiri. Bukan hanya itu saja tingkat keparahan dari penyakit ini akan terus menimbulkan berbagai penyakit baru lainnya yang menyerang organ tubuh. Inilah pentingnya kita mengetahui askep diabetes mellitus dengan benar sehingga penangan pada penderita diabetes dapat diberikan dengan tepat.

Tanda dan gejala penyakit kencing manis

Tanda dan gejala yang tampak saat seseorang menderita diabetes mellitus adalah ketika tingkat dari kadar gula atau akdar glukosa darah sudah melebihi dari 200 mg/dL. Perlu dipahami bahwa gejala pada sesorang yang terkena diabeltes mellitus ini tidak serta merta timbul tetapi melewati tahap tahap selang beberapa lama. Bahkan beberapa penderita tidak merasakan adanya keluhan atau gejala dari tingginya tingkat gula dalam darah (hiperglikemia).

Gejala hiperglikemia (kadar gula darah yang tinggi) ditandai meliputi:

Gejala khas :
1. Poliuria/peningkatan frekuensi buang air kecil.
2.Polidipsia/haus, mulut terasa kering
3.Polifagia/sering lapar
Gejala tidak khas
1.Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas
2.Kelelahan yang berlebihan
3.Penglihatan kabur
4.Luka sulit sembuh
5.Gatal- gatal disekitar daerah kemaluan
6.Kesemutan pada anggota gerak

Advertisement

Hiperglikemia berat (kadar gula darah tinggi sekali) yang mengancam jiwa merupakan konsekuensi dari diabetes mellitus (DM) yang tidak terkontrol yaitu dengan terjadinya keto-asidosis.

Komplikasi diabetes mellitus atau kencing manis
1.Kadar gula darah yang tinggi dalam jangka panjang bisa berakibat terjadinya kerusakan pembuluh darah makro (pembuluh darah besar) seperti serangan stroke.
2.Bisa beresiko terjadinya kerusakan pembuluh darah mikro (pembuluh darah kecil) pada mata yang dapat mengakibatkan kebutaan.
3.Penderita penyakit diabetes mellitus dua kali beresiko kena serangan jantung.
4.mempengaruhi mood dan perubahan pada suasana hati.
5.Beresiko terhadap kerusakan saraf tepi ()Neuropati)
6.Dapat menyebabkan gagal ginjal/kerusakan pada ginjal sehingga harus cuci darah
7.Infeksi bakteri atau jamur pada kulit dan juga pembekakan gusi.
8. Mempengaruhi sistem kekebalan tubuh dan kerusakan pada jaringan kulit sehingga luka sukar untuk disembuhkan dan kemudian terjadi gangrene terutama pada kaki yang dalam banyak kasus harus dilakukan amputasi untuk mencegah penyebaran infeksi.
9.Impotensi dan berbagai penyakit lainnya.

Demikian seputar penyakit kencing manis yang pelu kamu ketahui semoga bermanfaat