Penyakit Hemofilia : Tanda dan Gejalanya

Penyakit Hemofilia atau hemophilia merupakan sejenis penyakit dimana darah tersebut tidak bisa membeku dengan sendirinya, penyakit ini merupakan salah satu jenis penyakit turunan dimana sejak lahir sudah terjangkit penyakit ini. Biasanya penyakit ini diturunkan oleh orang tua kepada anaknya. Untuk proses pemulihannya cukup lama, jika kita terluka untuk menyembuhkannya perlu waktu yang agak lama di banding dengan orang pada umumnya.

Penyakit hemofilia ini terbagi menjadi 2 jenis ( hemofilia A dan hemofilia B ). Untuk tingkat keparahanannya penyakit ini sangat bervariasi. Semua itu tergantung tingkat pembekuaannya, pendaharan yang terjadi biasanya karena suatu goresan tak terduga yang spontan. Namun jika Anda menderita hemofilia ringan sebaiknya lebih baik terus waspada, bisa jadi perdarahan tersebut akan menjadi berlebihan ketika cidera maupun trauma.

Bagi seorang laki-laki biasanya penyakit ini bisa terdeteksi ketika mereka sunat, pendarahan sulit membekunya darah terjadi saat itu. Sehingga proses penyembuhannya pun juga memakan waktu. Beberapa hal yang bisa membatu Anda untuk mengenali penyakit hemofilia ini, salah satunya adalah terjadinya perdarahan pada saluran pencernaan Anda. Hal ini bisa mengakibatkan adanya darah pada tinja. Selain itu jika Anda sering mengalami mimisan, sebaiknya Anda juga mewaspadainya, bisa jadi Anda mempunyai penyakit hemofilia. Gusi yang berdarah juga bisa menjadi salah satu pertandanya, bagi sesorang yang menderita penyakit ini sebaiknya selalu berhati-hati jika menggunakan benda-benda tajam, bukan tidak mungkin Anda akan tergores dan butuh waktu yang lama untuk menyembuhkannya. Jika Anda menemui gejala seperti itu sebiknya segera berkonsultasi ke ahlinya.

Dalam kasusnya penyakit ini bisa menimbukan berbagai macam komplikasi, karena penyakit ini membuat darah sulit membeku hal ini akan berakibat pada tubuh karena tubuh akan kesulitan menghentikan darah yang keluar, bisa jadi Anda akan mengalami anemia dan lain sebagainya.

Tanda dan gejala Penyakit hemofilia

Beberapa tanda dan gejala dari penyakit ini yang bisa Anda temui adalah terdapatnya banyak memar di tubuh, selain itu juga bisa terjadi keluarnya darah dalam urin Anda, mimisan yang kerap kali muncul secara tak terduga dan yang paling umum terjadi adalah darah yang keluar karena luka sangat lambat untuk berhenti. Bagi bayi biasanya bisa di ketahui ketika imunisasi perdarahan yang di luar biasanya terjadi saat itu.

Namun penyakit ini juga bisa menandakan darurat ketika Anda mengalami muntah yang sering, serta terjadi pembengkakan, kelelahan yang berlebihan serta penglihatan Anda menjadi kabur. Selain itu Anda juga akan merasakan rasa sakit yang luar biasa di kepala.

Anak-anak pengidap hemofilia

Biasanya anak yang mempunyai gen penyakit ini tak begitu mengalami masalah yang berarti. Namun ketika seorang anak tersebut mulai sangat aktif dan seringnya mengalami benturan serta terjatuh maka itu perlu mendapatkan kewaspadaan yang tersendiri.

Advertisement

Biasanya penyakit merupakan turunan dari orang tuanya, perlu Anda ketahui jika penyakit ini sebagian terjadi pada laki-laki yang di turunkan dari ibunya. Kromosom X yang merupakan kromosom ibu akan menyebabkan penyakit hemofilia A dan B. Perlu Anda ketahui jika penyakit ini di turunkan dari sang ibu bukan dari ayah.

Sebagai orang tua, jika Anda mempunyai riwayat saudara yang mengidap penyakit ini sebaiknya Anda lebih waspada, karena bisa jadi Anda membawa gen tersebut dan menurunkannya kepada buah hati Anda. Jangan biarkan buah hati Anda terluka sedikit pun. Sekian artikel seputar penyakit hemofilia semoga dapat bermanfaat dan berguna bagi Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *