Pengertian Gizi dan Manfaatnya

Mengetahui apa itu pengertian gizi sangat penting agar kita bisa memahami manfaat dan fungsinya bagi tubuh kita. Karenanya mari kita berkenalan dengan yang namanya zat gizi !

Apa itu Zat Gizi

Zat gizi adalah ikatan kimia yang diperlukan tubuh untuk melakukan fungsinya yaitu menghasilkan energy, membangun dan memelihara jaringan, serta mengatur proses-proses kehidupan.

Mengapa Tubuh Kita Perlu Zat Gizi ?

Di dalam tubuh, zat gizi yang kita peroleh lewat makanan berfungsi untuk memberi energi agar kita bisa melakukan berbagai macam aktivitas. Bukan hanya itu saja, zat gizi juga meningkatkan daya tahan tubuh terhadap serangan penyakit dan juga menunjang pertumbuhan dan pemeliharaan sel-sel tubuh.

pengertian giziContohnya adalah melalui pertumbuhan tinggi badan. Badan kita akan semakin tinggi karena tulang juga tumbuh dan menjadi besar. Dapat juga dilihat saat kita memiliki luka maka zat gizi akan membantu penyembuhan dengan membuat luka menjadi cepat kering dan menutup.

Zat gizi juga mengatur proses yang terjadi di dalam tubuh, seperti proses pencernaan makanan di dalam perut, pengaturan metabolisme tubuh (proses pengolahan zat gizi dalam tubuh), produksi asi pada ibu menyusui dan masih banyak lagi manfaat lainnya bagi tubuh kita.

Advertisement

Lalu bagaimana kita mengetahui bahwa tubuh kia cukup bergizi ? Salah satunya adalah dengan mengetahui angka kecukupan gizi atau AKG.

Angka kecukupan gizi adalah taraf konsumsi zat-zat esensial yang dibutuhkan tubuh, yang berdasarkan pengetahuan ilmiah dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan hampir semua orang sehat.

AKG atau angka kecukupan gizi dibedakan berdasarkan kelompok usia, jenis kelamin serta keadaan seperti pada ibu hamil atau menyusui.

Perlu dipahami bahwa ada kelompok di dalam masyarakat yang paling mudah menderita gangguan kesehatan atau rentan kekurangan gizi yang sering disebut sebagai kolompok rawan gizi.

Kelompok-kelompok umur tersebut berada pada suatu siklus pertumbuhan atau perkembangan yang memerlukan zat-zat gizi dalam jumlah yang lebih besar dari kelompok umur lainnya.

Kelompok rawan gizi ini terdiri dari kelompok bayi usia 0-1 tahun, kelompok di bawah 5 tahun usia 1-5 tahun, kelompok anak sekolah 6-12 tahun, kelompok remaja usia 13-12 tahun, kelompok ibu hamil dan menyusui dan kelompok usia lanjut.

Pada balita ada sarana yang digunakan untuk mengukur status gizi balita. Sarana yang digunakan adalah kartu KMS atau kartu menuju sehat. KMS adalah kartu yang digunakan untuk memantau kesehatan dan pertumbuhan anak (khususnya balita).

Kartu ini berisi catatan penting pertumbuhan, perkembangan anak, imunisasi, penanggulangan diare, pemberian kapsul vitamin A, kondisi kesehatan anak, pemberian ASI eksklusif dan makanan pendamping ASI juga pemberian makanan anak dan rujukan ke puskemas atau rumah sakit.

Pertumbuhan balita dapat diketahui apabila setiap bulan ditimbang dan hasil penimbangan tersebut dicata dalam KMS dan dihubungkan antara titik berat badan pada KMS dari hasil penimbangan bulan lalu dan hasil penimbangan bulan ini. Rangkain garis-garis pertumbuhan anak tersebut membentuk grafik pertumbuhan anak.

Pada balita yang sehat, berat badannya akan selalu naik, mengikuti pita pertumbuhan sesuai dengan umurnya.

Setelah kita memahami pengertian gizi sekarang lebih jauh kita akan mengenal mengenai pengelompokan zat gizi.

Bila didasarkan pada jumlah yang dibutuhkan oleh tubuh maka zat gizi dikelompokkan menjadi dua kelompok yaitu zat gizi makro dan zat gizi mikro.

Zat gizi makro adalah zat gizi yang diperlukan tubuh dalam jumlah yang banayk. Zat gizi ini digunakan untuk membentuk dan memelihara jaringan sel-sel tubuh, sebagai sumber tenaga agar bisa beraktivitas dan sebagi zat pengatur system di dalam tubuh.

Zat gizi makro terdiri dari karbohidrat, protein dan lemak.

Karbohidrat menghasilkan energi bagi tubuh dan menjadi sumber 50%-70% dari total kebutuhan energy tubuh. Karbohidrat banayk terdapat pada makanan pokok seperti beras, kentang, jagung, sagu, singkong dan gula.

Protein berguna membangun dan memelihara jaringan tubuh, berperan sebagai pembentukan antibody atau zat kekebalan tubuh. Protein juga membantu keseimbanagn kadar air dalam tubuh. Sumber protein bisa diperoleh dari hewani seperti ikan segar, telur, daging ayam, daging sapi, susu sapi dan keju.

Selain bersumber dari hewani, protein juga bisa didapatkan dari nabati seperti kacang-kacangan kedelai, kacang hijau, tempe, tahu dan oncom.

pengertian giziLemak juga berfungsi sebagai penghasil energi bagi tubuh, melindungi organ penting seperti jantung dan ginjal juga janin dalam perut ibu hamil.

Lemak dapat memeilihara suhu tubuh dan sumber asam lemak penting seperti omega 3, omega 6 dan DHA yang membantu proses pembentukan sel saraf balita ataupun janin di masa kehamilan. Sumber lemak dapat diperoleh melalui tumbuh-tumbuhan seperti minyak kelapa, kelapa sawit, kacang tanah, kacang kedelai, mentega, margarin dan daging.

Kekurangan zat gizi makro dapat menimbulkan beragam penyakit yang dapat menggangu pertumbuhan. Beberapa penyakit akibat kekurangan zat gizi makro adalah marasmus, kwashiorkor atau busung lapar, bayi lahir dengan berat lahir rendah.

Penyakit Marasmus adalah keadaaan energi yang parah yang pada umumnya terjadi pada bayi dibawah 12 bulan karena terlambat diberikan makanan tambahan. Gejalanya berupa pertumbuhan terhambat, lemak bawah tubuh berkurang, anak terlihat lebih tua, anak terlihat waspada dan lapar.

Busung lapar atau kwashiorkor disebabkan kurang protein dan mikronutrien yang banyak terdapat pada usia 2-3 tahun. Gejala yang nampak pada busung lapar adalah pertumbuhan terhambat, otot-otot berkurang dan melemah, edema atau pembengkakan terutama di kaki,perut dan tangan. Selain itu terlihat muka bulat seperti bulan, tidak nafsu makan, rambut muda rontok, hati membesar dan berlemak.

Sedangkan bila kelebihan zat gizi makro biasanya terjadi karena konsumsi makanan yang berlebihan dapat menimbulkan obesitas atau kegemukan. Obesitas bisa memicu penyakit diabetes mellitus (gula darah), hipertensi (darah tinggi), kelebihan kolesterol dan lain-lain. Bila kegemukan ini terjadi pada balita dapat memicu terjadinya penyakit tersebut di atas saat anak tumbuh dewasa.

Zat gizi mikro adalah zat gizi yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah sedikit, tubuh kita tidak dapat memproduksi sendiri zat gizi ini sehingga harus diperoleh melaui makan. Meskipun Cuma sedikit, zat gizi mikro sangat penting untuk membantu mengatur berbagai fungsi tubuh. Sehingga tubuh akan terganggu fungsinya jika kekurangan zat gizi mikro ini. Zat gizi mikro terdiri dari vitamin dan mineral.

Demikian sekilas mengenai pengertian gizi dan manfaatnya. semoga bermanfaat ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *