Wah Ternyata Manfaat Daun Kelor Banyak Sekali

Indonesia memang kaya akan beragam tumbuhan dan ini menjadi salah satu keunggulan yang dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraaan masyarakat. Salah satu tanaman unggulan adalah tanaman kelor. Tanaman kelor atau disebut dalam bahasa latin sebagai Moringa oleifera adalah tanaman yang berasal dari suku Moringaceae.

Ciri ciri dari tanaman kelor ini adalah memiliki daun yang bentuknya bulat berukuran kecil dan bersusun secara majemuk dalam satu tangkai. Sebagian masyarakat kita memanfaatkan tanaman kelor ini sebagai sayuran ataupun juga sebagai obat herbal. Tanaman kelor mempunyai bunga yang berwarna putih kekuningan dengan tudung pelepah bunga yang berwarna hijau. Bunga kelor memiliki aroma yang semerbak. Tanaman kelor juga berbuah dengan bentuk memanjang. Buah kelor sering disebut sebagai kelantang dan dimanfaatkan sebagai sayuran.

Kelor merupakan tanaman jenis perdu yang tumbuh dengan ketinggian antara 7 -11 meter. Batang kayunya mudah patah dan memiliki cabang yang jarang. Batang pokoknya berwarna kelabu. Tanaman ini mampu tmbuh subur pada daerah yang memiliki ketinggian 300-500 meter di atas permukaan laut.

Tanaman kelor memiliki ciri lainnya yaitu berupa tanaman kayu yang tumbuh secara tegak dan memiliki kulit kayu yang tipis dengan permukaan yang kasar. Pohonnya tumbuh cenderung tegak lurus dan memanjang.

manfaat kelor

Manfaat Daun Kelor

Beberapa penelitian terhadap manfaat tanaman kelor yang dimulai dari daun, kulit batang, buah sampai bijinya sudah dilakukan sejak lama. Diantaranya adalah penelitian terhadap tanaman kelor yang dilakukan pada 1980-an. Penelitian ini menghasilkan sebuah laporan hasil penelitian, kajian dan juga pengembangan yang berkaitan dengan pemanfaatan tanaman kelor. Tanaman kelor dimanfaatkan sebagai tanaman penghijauan serta penahan agar tidak meluasnya area gurun diwilayah Etiopia, Somalia, dan Kenya. Penelitian ini dilakukan oleh tim Jerman, di dalam berkala Institute for Scientific Cooperation, Tubingen, 1993.

Manfaat tanaman kelor dalam laporan tersebut dikhususkan terhadap kawasan yang termasuk Etiopia, Somalia, dan Sudan, karena memang tanaman kelor sudah sejak lama ditanaman oleh penduduk. Tanaman kelor sudah menjadi dalam kehidupan sehari-hari sebagai bahan sayuran, bahan baku obat-obatan, juga sebagai barang dagangan.

Advertisement

Dibeberapa kawasan pohon kelor juga dipakai sebagai tanaman untuk penahan longsor, konservasi tanah, dan terasering. Saat hujan akar pohon kelor akan menahan air hujan walau intensitas hujan sedikit sekali. Air hujan yang ditahan oleh akar kelor ini kemudian akan menjadi sumber air saat terjadi kemarau bagi tumbuhan lainnya.

Dari penelitian yang dilakukan oleh Anna Technology University, Tamilnadu, India, C Senthil Kumar, terbukti bahwa daun kelor memang berkhasiat sebagai hepatoprotektor atau sebagai pelindung hati. Selain itu daun kelor juga mengandung antioksidan yang sangat tinggi dan sehingga bagus untuk menanggulangi penyakit yang ada kaitanya dengan masalah pencernaan, misalnya luka usus dan luka lambung. Dengan minum rebusan daun kelor hangat sangat baik untuk tubuh karean efek antioksidan cukup kuat saat keadaan hangat.

Kelor juga mempunyai energi dingin yang cocok untuk menanggulangi penyakit dengan energi panas seperti pada penderita radang atau penderita penyakit kanker. Cara penggunaan daun kelor untuk atasi radang dan kanker cukup mudah. Rebuslah 3 lembar daun kelor pada segelas air dan air rebusan diminum saat masih hangat.

Di daerah pedesaan pohon kelor banyak kita jumpai sebagai ditanam pagar hidup yang ditanam ditanam di sepanjang tepi pekarangan, ladang atau sawah. Masyarakat memfungsikan tanamana kelor ini sebagai tanaman penghijau sekaligus dipakai sebagai penanda batas tanah atau ladang kepemilikan seseorang.

Kepercayaan masyarakat akan kekuatan magis dari pohon kelor juga masih kental di tanah air. Sebagian masyarakat percaya bahwa pohon kelor dapat menangkal kekuatan kekuatan negatif yang ada. Percaya atau tidak tetapi pohon kelor juga dipercaya orang  bisa membuat orang yang akan berniat jahat akan mengurungkan niatnya setelah melihat adanya pohon kelor yang tumbuh di rumah calon korbannya tersebut.

Selama ini, daun kelor muda banyak dimanfaatkan sebagai bahan sayuran oleh sebagian besar penduduk kampung atau desa di Indonesia, selain itu biji kelor pun bermanfaat sejak beberapa tahun silam.

khasiat kelor

Khasiat Daun Kelor

Manfaat daun kelor juga bisa diterapkan pada bayi dan anak-anak pada masa pertumbuhan. Hal ini ternyata dianjurkan Organisasi Kesehatan Dunia WHO untuk mengkonsumsi daun kelor. Dalam setiap gram daun kelor mengandung 7 x vitamin C pada jeruk 4 x calcium pada susu 4 x vitamin A pada wortel 2 x protein pada susu 3 x potasium pada pisang.

Pohon kelor memang tersebar luas di padang-padang Afrika, Amerika Latin, dan Asia. National Institute of Health (NIH) pada 21 Maret 2008 mengatakan, bahwa pohon kelor telah digunakan sebagai obat oleh berbagai kelompok etnis asli untuk mencegah atau mengobati lebih dari 300 jenis penyakit. Tradisi pengobatan ayurveda India kuno menunjukkan bahwa 300 jenis penyakit dapat diobati dengan daun moringa oleifera.

Selain manfaat daun kelor yang telah disebutkan diatas beberapa manfaat utama daun kelor lainnya adalah :
1. Meningkatkan ketahanan alamiah tubuh
2. Menyegarkan mata dan otak
3. Meningkatkan metabolisme tubuh
4. Meningkatkan stuktur sel tubuh
5. Meningkatkan serum kolesterol alamiah
6. Mengurangi kerutan dan garis-garis pada kulit
7. Meningkatkan fungsi normal hati dan ginjal
8. Memperindah kulit
9. Meningkatkan energi
10. Memudahkan pencernaan
11. Antioksidan
12. Memelihara sistem imunitas tubuh
13. Meningkatkan sistem sirkulasi yang menyehatkan
14. Bersifat anti-peradangan
15. Memberi perasaan sehat secara menyeluruh
16. Mendukung kadar gula normal tubuh

Dari hasil analisa kandungan nutrisi dapat diketahui bahwa daun kelor memiliki potensi yang sangat baik untuk melengkapi kebutuhan nutrisi dalam tubuh. Dengan mengonsumsi daun kelor maka keseimbangan nutrisi dalam tubuh akan terpenuhi sehingga orang yang mengonsumsi daun kelor akan terbantu untuk meningkatkan energi dan ketahanan tubuhnya.

Selain itu ada juga manfaat daun kelor, daun kelor juga berkhasiat untuk mengatasi berbagai keluhan yang diakibatkan karena kekurangan vitamin dan mineral seperti kekurangan vitamin A (gangguan penglihatan), kekurangan Choline (penumpukan lemak pada liver), kekurangan vitamin B1 (beri-beri), kekurangan vitamin B2 (kulit kering dan pecah-pecah), kekurangan vitamin B3 (dermatitis), kekurangan vitamin C (pendarahan gusi), kekurangan kalsium (osteoporosis), kekurangan zat besi (anemia), kekurangan protein (rambut pecah-pecah dan gangguan pertumbuhan pada anak).

Mulai dari akar, daun dan biji kleor dapat dimanfaatkan untuk pembuatan obat herbal yang diyakini manjur untuk mengobati penyakit. Manfaat daun kelor untuk beberapa penyakit yang sering diobati adalah penyakit kuning (Lever), Reumatik/encok/Pegal linu, Rabun ayam, Sakit mata, Sukar buang air kecil, Alergi/biduren, Cacingan, Luka bernanah.

ramuan daun kelor

Ramuan Daun Kelor

Berikut cara pemanfaatannya, berdasarkan jenis penyakit :
1. Sakit Kuning
Untuk mengatasi penyakit kuning siapkan 3-7 gagang daun kelor, 1 sendok makan madu dan air kelapa hijau 1 gelas. Cara membuatnya cuku sederhana daun kelor ditumbuk halus lalu kemudian diberi 1 gelas air kelapa hijau dan disaring. Kemudian ditambah 1 sendok makan madu dan diaduk sampai merata. Cara penyajiannya adalah diminum  secara rutin sampai sembuh.
2. Reumatik, Nyeri dan Pegal Linu
Pada penyakit reumatik yang perlu dipersiapkan adalah 2-3 gagang daun kelor, 1/2 sendok makan kapur sirih. Semua bahan tadi ditumbuk sampai halus kemudian balur pada bagian tubuh yang terasa sakit.
3. Rabun Ayam
Untuk mengobati rabun ayam siapkan 3 gagang daun kelor lalu ditumuk sampai halus dan seduhlah tumbukan daun kelor tadi dengan asir matang. Tambahkan dengan 1 sendok madu dan diaduk rata. Minum larutan daun kelor tersebut sebelum tidur secara teratur.
4. Sakit Mata
Sakit mata juga dapat diatasi dengan memanfaatkan daun kelor. Siapkan 3 gagang daun kelor lalu ditumbuk halus, diberi 1 gelas air dan diaduk sampai merata. Kemudian didiamkan sejenak sampai ampasnya mengendap. Gunakanlah air ramuan tersebut untuk obat tetes mata.
5. Susah Saat Buang Air Kecil
Untuk mengatasi penyakit susah buang air kecil atau susah kencing siapkanlah 1 sendok sari daun kelor dan sari buah ketimun atau wortel yang telah diparut dalam jumlah yang sama. Semua bahan tersebutkemudian dicampur menjadi satu dan ditambah dengan 1 gelas air, kemudian disaring. Minumlah ramuan ini setiap hari secara teratur.
6. Cacingan
Bagi penderita cacingan bisa mencoba resep obat herbal dari daun kelor ini. Siapkan 3 gagang daun kelor, 1 gagang daun cabai, 1-2 batang meniran. Semua bahan tersebut direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga sisa1 gelas, kemudian disaring lalu minumlah air saringan ini.
7. Biduren (alergi) atau gatal gatal
Manfaat daun kelor untuk atasi biduran. Untuk membuat ramuan mengatasi biduran siapkanlah 1-3 gagang daun kelor, 1 siung bawang merah dan adas pulasari secukupnya. Semua bahan tersebut direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas, kemudian disaring. Minumlah saringan air ini 2 kali sehari 1 gelas, pagi dan sore.

8. Luka bernanah
Pada luka bernanah siapkan 3-7 gagang daun kelor lalu daun kelor ditumbuk sampai halus. Tumbukan daun kelor ini ditempelkan pada bagian yang luka sebagai obat luar.

Nah masih ragu akan manfaat daun kelor ?

Manfaat daun kelor ternyata memang cukup banyak dalam kehidupan kita dan cukup murah sebagai nutrisi maupun sebagi obat untuk beragam jenis penyakit. [source : https://id.wikipedia.org/wiki/Kelor]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *