Hipertensi Penyebab, Pencegahan dan Pegobatannya

Seperti kita ketahui penyakit hipertensi merupakan salah satu jenis pemnyakit yang sering diderita oleh masyarakat disekitar kita. Tidak jarang kita mendengar kerabat atau kenalan sakit karena hipertensi. Sebenarnya apa dan bagaimana hipertensi tersebut dapat menyerang? Dan apa obatnya bila kita menderita hipertensi?

Dalam artikel kali ini kita kan mengulas secara gamblang mengenai hipertensi. Pada dasarnya penyakit hipertensi adalah istilah dari tekanan darah tinggi.

Mengenal Hipertensi

Saat seseorag diukur tekanan darahnya maka akan didapat 2 angka terkait tekanan darahnya. Hal tersebut terkait dengan system tekanan darah pada manusia yaitu tekanan darah sistolik dan tekanan darah diastolic.

Pada pengukuran tekanan darah diperoleh angka atas dan angka bawah. Angka atas merupakan nilai dari tekanan darah sistolik yaitu tekanan darah akibat bilik jantung mengerut. Sedangkan angka bawah merupakan tekanan darah diastolic yaitu kekuatan dinding pembuluh darah menahan saat jantung mengendur.

Sehingga adanya pengenduran dan pengerutan jantung akan menimbulkan tekanan pada dinding arteri atau pembuluh darah. Tekanan darah tersebut dikatakan tinggi jika peredaran darah tersebut mendapatkan tekanan lebih besar akibatadanya suatu penyempitan arteri atau gangguan pada jantug.

Pad umumnya jika pengukuran tekanan darah mencapai 140/90mmHg atau lebih tinggi dikategotikan tekanan darahnya tinggi. Akan tetapi pengukuran ini perlu dilakukan berulang untuk medapatkan kepastian. Baiknya untuk melakukan pengukuran tekanan darah 3 kali dalam kurun waktu 2 minggu. Bila baru pertama kali melakukan pengukuran tekanan darah dan mendapatkan hasil melebihi 140 belum bisa masuk kategori tekakan darah tiggi.

Advertisement

Pada dasarnya tekanan darah manusia cenderung tidak akan sama setiap barinya. Untuk mendapatkan hasil yang terbaik dari pemeriksaan tekanan darah maka ada baiknya pemeriksaan dilakukan kala bangun dari tidur.

Tekanan darah tinggi seringkali tidak menunjukkan gejala kepada penderita. Sehingga diketahui kadang sudah terlambat saat sudah terjadi kerusakan organ. Hal tersebut terjadi karena tekana darah tinggi tidak terkontrol dalam kurun waktu yang lama sehigga dinding arteli menjadi menebal dan kaku.

Adanya penebalan pada dinding arteri tersebut jelas akan menghambat pasokan darah ke organ tubuh yang akibatnya organ menjadi rusak. Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol akan memicu penyakit jantung koroner, gagal jantung, stroke dan gagal ginjal.

Cara mengobati Hipertensi atau tekana darah tinggi

Cara tebaik untuk menurunkan resiko darah tinggi adalah dengan pola hidup sehat dengan mengatur asupan gizi berimbang. Sangat baik untuk menguragi makanan berlemak dan perbanyaklah makanan yang mengandung serat. Jangan lupa untuk hidup sehat dengan berolahraga dan jauhilah rokok.

Beberapa ramuan tradisional yang dipercaya mampu menanggulangi tekanan darah tinggi hipertensi adalah dengan seledri dan buah belimbing. Untuk membuat ramuan seledri siapkan 20 tangki seledri bersih lalu lumatkan dan rebus dengan sedikit air. Minum 2 sendok makan perasan air seledri ini 3 kali sehari. Selain itu jus belimbing juga dipercaya mampu mengurangi tekanan darah tinggi.

Bila merasa anda memiliki darah tinggi atau hipertensi ada baiknya untuk memeriksakan diri ke dokter. Jangan melakukan pengobatan sendiri dengan mengkonsumsi obat hipertensi yang dijual bebas karena setiap orang akan berbeda dosisnya.