Tentang Askep Stroke Iskemik

Sebagai seorang perawat, tentu sebuah askep Stroke Iskemik sudah menjadi prosedur yang paling umum untuk dipelajari. Apa itu stroke? Ini adalah sebuah masalah kesehatan atau kondisi dimana terjadi kerusakan pada jaringan-jaringan pada otak yang dikarenakan terjadinya pengurangan aliran darah pada otak tersebut. Seringkali hal ini juga disebabkan oleh retaknya pembuluh darah yang menjadi penyuplai darah ke otak. Kondisi tersebut seringkali memiliki tanda yaitu kelumpuhan tubuh baik itu secara motorik maupun sensorik. Ada juga pasien yang mengalami penurunan kesadaran karena kondisi tersebut. Mengenai mekanisme dari penyakit stroke, ada dua jenis yaitu iskemik dan hemoragik. Hemoragik adalah stroke pendarahan sedangkan iskemik adalah stroke karena penyumbatan pembuluh darah.

Lebih Jauh Tentang Stroke Iskemik

Faktanya, penyakit stroke akan mulai muncul bila terjadi penyumbatan pada salah atu cabang dari pembuluh darah otak Anda. Pemahaman tentang stroke juga menjadi salah satu aspek penting pembelajaran askep Stroke Iskemik. Bila pembuluh darah pada otak mengalami penyumbatan, hal ini dapat menjadi masalah karena suplai darah akan hilang dan otak akan kekuranga suplai tersebut beserta suplai oksigen yang dibutuhkan. Lalu apa saja penyebab stroke? Ada beberapa penyebab signifikan tentang masalah kesehatan tersebut. Yang paling utama adalah trombosis atau terjadinya pembekuan darah pada pembuluh darah leher maupun otak. Ada juga penyebab seperti embolisme serebral atau biasanya terjadi karena pembekuan material dan darah yang terbawa dari otak ke bagian tubuh lainnya.

Aplikasi Askep Stroke Iskemik

Bila ini adalah tentang askep untuk stroke Iskemik, ada beberapa tindakan medis yang perlu diaplikasikan pada pasien penderita penyakit tersebut. Yang pertama adalah mengenai diuretik yang ditujukan untuk mengurangi atau juga menurunkan edema serebral pada tingkat maksimum hingga 3 sampai 5 hari setelah fase infark serebral. Ada juga antikoagulan yang mana diberikan sebagai resep untuk mencegah munculnya trimbosis dan juga embolisasi dari bermacam bagian dari sistem kardiovaskuler Anda. Biasanya, perawat juga akan menyediakan medikasi anti trombosit. Tentu saja medikasi ini amat penting bagi pasien itu sendiri. Ada juga perawat yang bertugas untuk memberikan obat tertentu guna menghancurkan masalah pembekuan darah diotak. Dua buah medikasi yang paling sering digunakan adalah kortikosteroid dan juga monitol.

Penggunaan respirator pada penderita stroke juga diperlukan bila kondisi sudah amat parah. Tujuannya adalah untuk memberikan kualitas pernafasan yang baik dan cukup. Seringkali, diberikan juga terapi psikis bila serangan stroke sudah terjadi. Tujuannya adalah guna mengatasi perubahan suasana hati dan juga depresi yang muncul setelah terjadinya serangan tersebut. Selain perawatan, pasien harus juga mendapatkan informasi tentang pencegahan munculnya penyakit tersebut yaitu dengan menghindari makanan berkolesterol, pengendalian hipertensi, menghindari alkohol, berhenti merokok, dan lain-lain. Untuk pemeriksaan penunjang, yang dapat dilakukan adalah dengan CT Scan, Ekokardiografi,  Ultrasonografi, dan lain sebagainya. Ada juga yang menggunakan pemantauan Holter untuk pendeteksian fibrilasi atrium intermiten. Guna informasi askep Stroke Iskemik lebih jauh, Anda dapat melakukan review di internet.

Advertisement

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *